Perjamuan Terakhir – Nikolai Ge

Perjamuan Terakhir   Nikolai Ge

Kanvas Nicholas Ge “The Last Supper” adalah karya yang kuat dan kuat yang menggambarkan adegan alkitabiah yang terkenal, yang dibahas oleh banyak seniman: karya klasik seperti Rubens dan Leonardo da Vinci, dan seniman avant-garde, misalnya, Salvador Dali.

Lukisan Nicholas Ge menunjukkan ruangan yang sangat kecil tempat Yesus Kristus dan para rasul berada. Yesus menundukkan kepalanya dan bersandar di sofa, dengan Yohanes di kakinya, beberapa orang berdiri di belakangnya, dan di ujung meja adalah Peter tua yang bijak.

Sumber cahaya yang kuat, yang secara simbolis dikaburkan oleh sosok Yehuda, dengan terang menerangi wajah rasul Petrus, taplak meja yang menutupi meja, kepala Kristus dan mata para rasul yang gelisah. Setiap orang yang ada di ruangan ini, bingung dengan apa yang dia lakukan di sana, mereka tidak dapat memahami motif dan tujuannya.

Hanya wajah Yesus yang tidak mengungkapkan kekecewaan atau kekecewaan, ia, seperti halnya orang lain, memahami keserakahan dan keserakahan manusia, yang kadang-kadang menjadi korban. Yudas adalah perwujudan khusus dari segala sesuatu yang gelap dan jelek dalam diri seseorang, sang seniman mencoba untuk mengungkapkan ketamakan dan ketamakan seseorang yang tak terbatas. Bahkan Leonardo da Vinci percaya bahwa hanya hukum yang dapat membatasi sifat seseorang, jika tidak, ia akan melampaui segala binatang buas dalam kekakuannya.